Adipati Yuyurumpung
Penulis: Haryono HP
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Indonesia
Seri: - #1
Sinopsis
Di jantung tanah Pati, di ambang pergolakan dahsyat tahun 1250, sebuah nama menggetarkan jagad persilatan: Adipati Yuyurumpung. Meski berwajah buruk rupa dan bertubuh cacad, kesaktiannya bak iblis, kekuasaannya digenggam dengan tangan besi dan angkara murka. Ambisi liarnya tak terbendung, mengincar dua pusaka wasiat Kadipaten Maja Asem: Kuluk Kanigara dan Keris Rambut Pinutung, yang konon menyimpan kekuatan untuk menggenggam takhta tertinggi di seluruh tanah Pesantenan.
Namun, di seberang kubu angkara ini, berdiri Adipati Suksmayana, pemimpin bijaksana yang dihormati, didampingi pendekar-pendekar pilih tanding yang tak kenal gentar. Ada Sondong Singa Jembangan, si kebal penolak senjata yang berani meludahi kehormatan Yuyurumpung, dan Kudasuwengi, si lurah yang rela menantang maut demi cinta terlarangnya. Ketika Yuyurumpung melancarkan ulah liciknya, menuntut hal tak masuk akal dan mencoba merebut istri paksa Yuyurumpung yang dicintai Kudasuwengi, percikan dendam pun tersulut, siap membakar Kadipaten dalam geger persilatan. Puncaknya, dua pusaka Maja Asem raib dicuri oleh Sondong Majeruk, pendekar sakti dari kubu Yuyurumpung yang justru memiliki ikatan darah dengan salah satu pembela Maja Asem. Dilema batin mencabik, haruskah persaudaraan dikorbankan demi kehormatan kadipaten?
Maka dimulailah perjalanan takdir Sondong Medari, seorang ksatria Maja Asem, menghadapi kakak kandungnya sendiri, Sondong Majeruk, yang kini bergelut dengan pengaruh candu dan keserakahan. Pertarungan saudara di tepi sungai, di bawah rembulan saksi bisu, bukan hanya memperebutkan pusaka, melainkan juga mempertaruhkan loyalitas, kebenaran, dan harga diri. Siapakah yang akan menjejakkan kaki sebagai pemegang sah pusaka legendaris itu? Akankah Adipati Yuyurumpung mencapai puncak kekuasaan semunya, ataukah malapetaka lebih besar menanti di balik ambisi butanya? Ikuti jejak darah dan intrik dalam epik silat yang akan mengubah peta kekuasaan di tanah Pati!