Drama Gunung Kelud
Penulis: Kho Ping Hoo
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Indonesia
Seri: - #1
Sinopsis
Gemuruh purba mengguncang lereng, membangunkan naga di jantung Gunung Kelud yang telah lama terlelap. Sebuah bayang-bayang kelam menaungi dusun Jatilengger, jejak dendam berpuluh tahun silam, ketika guna-guna seorang ledek bernama Sriningsih memikat sukma, merenggut nyawa kakeknya dalam amukan lahar. Kini, Sang Pengukir Kisah, Haryanto, seorang pemuda berjiwa romantis dengan tatapan tajam dan tekad baja, terdorong oleh ilham dan kutukan leluhur, menjejakkan kaki di tanah bergolak itu, siap membuka lembaran takdir yang tersembunyi.
Di sana, ia bertemu Sriningsih, seorang dara jelita yang namanya serupa dengan legenda kelam. Parasnya menawan, namun hatinya menyimpan rahasia, serupa jerat asmara yang perlahan melilit. Ibunya, Ibu Waluyo, dengan senyum ramah menyembunyikan "perangkap" yang tak kasat mata, seolah hendak mengikat takdir Haryanto dalam pusaran tradisi. Di tengah silat lidah dan intrik semu, ia berhadapan dengan Karto, seorang pemuda desa yang terbutakan nafsu, mengancam pertarungan batin dan raga yang tak terelakkan. Kekuatan batin Haryanto diuji, akankah ia tunduk pada pesona yang menipu, ataukah ia mampu membebaskan diri dari jaring takdir yang sama, tatkala sang kakek tua meramalkan "amuk Kelud" yang lebih dahsyat akan segera tiba?
Ketika langit terbelah dan bumi meronta dalam letusan maha dahsyat, Jatilengger berubah arena pertempuran hidup dan mati. Lahar panas mengalir laksana sungai api, menerjang setiap harapan. Di tengah geger yang mencekam, Haryanto tak hanya harus berjuang melawan alam yang murka, namun juga pengkhianatan yang mengoyak jiwa, dan dilema antara menyelamatkan diri atau memegang janji. Sebuah bisikan gaib menuntunnya di ambang batas kesadaran, namun nasib Sriningsih tergulung dalam pusaran maut. Apakah ini akhir dari perjalanan Haryanto, terkubur dalam sejarah yang terulang? Ataukah ia akan bangkit dari abu, membawa jawaban atas misteri takdir yang menghantui? Dan di antara pudar dan nyata, di ruang antara hidup dan mati, sebuah senyum muncul, memutarbalikkan segala yang diyakini... siapakah sebenarnya Sriningsih itu?