Hadiah Membawa Bencana
Penulis: Gu Long
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Mandarin
Seri: - #1
Sinopsis
Rimba Pohon Tho, hamparan merah bak darah di tanah Kam Siok, menyembunyikan riwayat kejam yang tak terhingga di balik keindahan musim semi. Di tengah atmosfer memabukkan itu, melesatlah seorang pendekar muda berpedang dengan sorot mata tajam, dijuluki Si Pelajar Hati Besi. Ia melangkah gagah menuju pesta ulang tahun saudara angkatnya, Li Hoay Bin, membawa hadiah yang seharusnya menjadi tanda hormat. Namun, takdir berdarah telah menanti, mengubah hadiah itu menjadi kutukan maut yang akan mengguncang seluruh jagat persilatan!
Belum juga asap dupa duka menyelimuti kematian Li Hoay Bin yang mengenaskan, diracun keji oleh Cian Tok Jin Mo—Iblis Berbisa yang licik—ancaman baru telah menyergap. Ho Ceng Bu, Si Telapak Tangan Sakti dari Tangsi Garuda, merangsek bengis, menumpahkan darah tak berdosa di depan mata Bo Yong Kang. Hati Si Pelajar Hati Besi hancur luluh, namun sumpah membalas dendam dan melindungi ahli waris Li Hoay Bin yang masih belia, Li Cong Bun, mengobarkan semangatnya. Kini, ia harus menjejakkan kaki lebih dalam ke rimba persilatan, dihadapkan pada jejaring kejahatan maha luas yang dipimpin Pek Kut Thian Ong, siluman wanita Pit Tho Hoa, serta sekte Tho Tiok Im Yang Kouw yang kejam, mengancam menelan segala kebaikan.
Maka dimulailah pengembaraan berdarah Bo Yong Kang, mengasah jurus-jurus pamungkas, mencari pil mujarab, dan mengumpulkan sekutu-sekutu jago kelas wahid. Bersama Li Cong Bun, yang kini bergelar Li Hiantit—seorang ahli waris baru dengan tenaga dalam tak terduga—ia akan memimpin barisan pendekar ke Puncak Tay San. Di atas luitay yang sakral, di hadapan mata ribuan saksi, pertempuran mati-hidup akan digemakan. Akankah dendam akan terbalaskan, keadilan ditegakkan, dan bayangan bencana yang dibawa hadiah itu terhapus selamanya? Atau mungkinkah kegelapan akan menang, menenggelamkan asa dan menjerumuskan seluruh kangouw ke dalam jurang kekal? Misteri takdir menunggu untuk diungkap dalam pertarungan penghabisan yang tak terhindarkan!