Jalan Simpang Di Atas Bukit
Penulis: Herman Pratikto
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Indonesia
Seri: - #1
Sinopsis
Gemuruh takdir bergolak di bumi Suwarnadwipa, saat bayangan pengkhianatan merayapi istana Lamuri. Sebuah intrik busuk, merenda dari takhta hingga lorong-lorong gelap, mengancam menggoyahkan persekutuan kuno antar wangsa. Di tengah pusaran bahaya itu, muncullah Mojang, sang Ksatria Berewok dari tanah Jawa. Dengan mata setajam rajawali dan langkah seringan bayangan, ia hadir membawa pedang keadilan, namun takdirnya sendiri adalah sebuah simpul misteri yang tak terurai.
Kekejaman Dinasti Syailendra tak mengenal batas, memenjarakan Panglima Lembu Seta dari Taruma Nagara demi merajut persekutuan kotor dan merebut takhta Sriwijaya. Jagadpati, sang Macan Penjaga Istana, utusan setia yang datang menuntut keadilan, justru terjebak dalam pusaran pengkhianatan, dikepung bala tentara licik dan pukulan beracun yang menguji batas kesaktiannya. Namun, ancaman tak hanya datang dari mata pedang istana. Sebuah 'peta harta karun' penuh tipu daya, menjadi umpan bagi jiwa-jiwa polos seperti Tara Jayawardani, si Gadis Rembulan yang terpaksa belajar jurus gaib dari tujuh pendeta misterius. Di sisinya, Isu Wardana, pewaris ilmu tenaga dalam Kakek Mahendra, terpaksa mengasah kepandaiannya demi menyingkap tabir rahasia yang melibatkan Iblis Pramusinta, sang biarawati berhati batu.
Ketika benang-benang intrik bersimpul menjadi jalinan takdir, Mojang harus memilih jalannya di atas bukit persimpangan: antara membalaskan dendam, menyingkap kebenaran hakiki, atau mengorbankan segalanya demi Kangouw yang tercinta. Akankah jurus-jurus maut dan pengorbanan jiwa mampu menghentikan gelombang kezaliman yang membasahi bumi dengan darah? Atau akankah 'Jalan Simpang Di Atas Bukit' hanya mengantar mereka pada kehancuran abadi, tergulung dalam riwayat yang tak pernah usai?