Kabut Di Bumi Singosari
Penulis: Arief Sudjana
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Indonesia
Seri: Seial Sang Fajar Bersinar Di Bumi Singasari #2
Sinopsis
Di jantung bumi Singasari yang perkasa, kemegahan istana seolah tak mampu membendung kabut hitam yang merambat dari cakrawala timur. Utusan Kaisar Kubilai Khan, penguasa Kerajaan Pusat Bumi nan digdaya, tiba membawa titah yang mengancam kehormatan. Di ambang takdir bangsa, muncullah Raden Wijaya, seorang senapati muda dengan tatapan setajam elang, berakal secerdas pendeta, yang menyadari: ancaman sejati bukan hanya datang dari pedang asing, melainkan dari bayangan yang menari di dalam keraton sendiri.
Ketika Sang Maharaja bimbang di persimpangan jalan—menyerah pada upeti demi menghindari lautan darah atau menantang amarah penguasa Mongolia—dendam lama mengemuka dalam wujud pengkhianatan keji. Prastaka dan kaki tangannya, bersumpah setia kepada Raja Jayakatwang yang haus takhta, telah menyelusupkan seorang pembunuh bayaran berjuluk Ki Ambeg Kulon, si 'Mata Dingin', ke jantung pertahanan Singasari. Dengan langkah senyap bagai bayangan malam, sang maut berencana memetik nyawa utusan agung, memicu geger yang akan meruntuhkan Singasari dari dalam.
Namun, di tengah gelombang intrik dan tikaman pengkhianatan dari saudara sendiri, takdir Singasari memang harus jatuh dalam kepedihan. Kobaran api amarah dan kehancuran membakar Kotaraja. Dari puing-puing nestapa itu, Raden Wijaya tak gentar. Bersama sahabat-sahabat ksatria sejatinya, termasuk Mahesa Amping yang berwibawa dan Ranggalawe yang berani, ia mengobarkan 'perang senyap'—pertempuran tanpa henti demi merebut kembali hak atas bumi leluhur. Mampukah mereka merobek selubung kabut kelam yang menaungi bumi Singasari, menyingkap cahaya keadilan, ataukah dendam kesumat akan selamanya merantai takdir mereka dalam kegelapan abadi?
Daftar Bab
- Memuat daftar bab...