Kelelawar Tanpa Sayap
Penulis: Huang Ying
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Mandarin
Seri: - #1
Sinopsis
Di tengah riuhnya kolong langit yang mulai diselimuti kabut musim gugur, sebuah nama berkumandang gagah: Lui Hong, bidadari jelita pewaris Tin-wan Piaukiok. Dengan ilmu silat yang melampaui kepandaian Golok Emas dan Pedang Perak, serta ketelitian bagai mata elang, tak sekalipun rombongan pengawalan barangnya pernah menemui kegagalan. Ia adalah sang bintang terang persilatan, dambaan hati Pendekar Pedang Pemutus Usus, Siau Jit, lelaki tertampan di jagad kangouw yang namanya tersohor bak halilintar. Namun, di balik keindahan dan kebanggaan itu, bayangan maut mulai merayap, siap mencabik takdirnya.
Muslihat keji dimulai dari sebuah kedai teh di luar kota Lokyang. Santapan sejenak berubah neraka saat seorang kakek penjual teh berwajah ramah tiba-tiba menjelma menjadi iblis Pencabut Nyawa, mengenalkan dirinya sebagai "Mohok, Si Kelelawar Tanpa Sayap". Racun mematikan dalam air teh, disusul teror kawanan kelelawar pembantai dan kilatan golok mustika yang berdarah dingin, meluluhlantakkan rombongan Tin-wan Piaukiok. Nyawa demi nyawa bergelimpangan, tubuh tercabik-cabik, meninggalkan jejak hitam pekat dendam. Siau Jit terpaksa berhadapan dengan kegilaan yang tak terduga, hanya untuk menyadari bahwa Kelelawar yang ia lawan hanyalah bidak dalam permainan yang jauh lebih besar dan kejam.
Kini, tabir tipis dunia persilatan terkoyak, menyingkap nafsu serakah nan gelap di balik topeng "Kelelawar Tanpa Sayap" yang sesungguhnya. Untuk harta karun legendaris yang tersimpan di ratusan kepala wanita terpahat, nyawa para sahabat dan bahkan kekasih Siau Jit rela dikorbankan, dicincang tanpa belas kasihan. Dendam membara telah mengukir janji darah di hati Pendekar Pedang Pemutus Usus. Pertarungan akhir tak terhindarkan, di mana Pedang Pemutus Usus Bu-cing-cu akan berhadapan dengan jurus-jurus maut yang paling licik, di tengah lorong rahasia berbau anyir dan ambisi gila. Akankah jaring hukum langit mampu menjerat iblis itu, ataukah kolong langit akan kembali berduka dalam bayangan "Kelelawar Tanpa Sayap" yang tak terjangkau?