Keris Pusaka Sang Megatantra
Penulis: Kho Ping Hoo
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Indonesia
Seri: Serial Keris Pusaka Sang Megatantra #1
Sinopsis
Di bawah lingkaran *purnama kalangan* yang memancarkan firasat agung di pesisir Segara Kidul, sebuah *takdir* besar mulai terukir. Empu Dewamurti, pertapa sakti nan bijaksana, tergerak dari samadhinya oleh jerit pilu dan menemukan *pusaka keramat Sang Megatantra* yang dicari banyak datuk. Keris legendaris dari zaman Medang Kamulan itu, kini berada di tengah perebutan dua *datuk* keji: Resi Bajrasakti dari Wengker dan Nyi Dewi Durgakumala dari Wurawari, yang berani menculik dua insan muda demi angkara murka. Namun, *takdir* telah memilih seorang pemuda *sebatang kara* bernama Nurseta, murid baru sang Empu, untuk mengemban amanah agung yang akan mengguncang jagat persilatan.
Keris Sang Megatantra, bukan sekadar pusaka, melainkan jantung kekuasaan yang memicu *geger* di tanah Kahuripan. Nurseta, pemuda yang dibesarkan dalam bayang-bayang misteri dan kini menjadi murid sang Empu, harus berani menghadapi gelombang kejahatan, menolong para korban, dan menjaga pusaka dari tangan-tangan serakah. Ia mengemban *amanah* sang guru untuk mengembalikan Sang Megatantra kepada Sang Prabu Erlangga yang berhak. Namun, *gelombang pengkhianatan* tak terhindarkan! Pusaka itu direbut dengan licik oleh Pangeran Hendratama, adik ipar raja yang berhati busuk, dan kini menjadi *alat pemberontakan* yang mengancam mencabik-cabik Kerajaan Kahuripan dari dalam.
Sembari menyingkap tabir masa lalu orang tuanya yang menghilang secara misterius, Nurseta harus berjibaku dalam *gelora kangouw*. Di tengah pusaran *geger* itu, muncullah Puspa Dewi, dara jelita yang pernah ia selamatkan, kini telah menjelma menjadi *pendekar sakti* yang mewarisi *ilmu pamungkas* Nyi Dewi Durgakumala. Ia terjebak dalam jurang dilema, antara kesetiaan pada guru angkatnya yang sesat dan kebenaran yang mulai ia sadari. Saat Nurseta menerobos pertahanan Pangeran Hendratama untuk merebut kembali Megatantra, ia tak menduga akan berhadapan dengan Puspa Dewi, sang penjaga. Akankah *takdir* menyatukan mereka dalam pertempuran terakhir, ataukah memisahkan mereka selamanya dalam belantara intrik dan pertarungan maut? Siapa yang berhak atas Sang Megatantra? Dan akankah Kahuripan selamat dari *geger* yang mengancam?