Chapter 05
Itu adalah tubuh seorang pria dengan pakaian serba hitam, salah satu orang yang tadi mengepung Khu Cie Kee. Rupanya, ia telah terluka parah, tetapi tidak meninggal, dan berusaha melarikan diri ke belakang rumah.
Selagi berpikir, Pauw-sie ingat untuk memanggil suaminya guna mengubur orang itu. Ia belum bertindak karena ingat bahwa akan berbahaya jika ia pergi meninggalkan orang itu, sebab mungkin nanti akan ditemukan oleh orang lain yang kebetulan lewat di situ.
Ia akhirnya beranikan diri dan menghampiri orang itu dengan niat menyeretnya, guna dipindahkan ke dalam rumah, setelah mana baru ia akan memanggil suaminya. Benar saat ia mencoba mengangkat tubuh orang itu untuk ditarik, tiba-tiba tubuh itu bergerak, dan terdengar suara merintihnya.
Ia menjadi sangat kaget dan berdiri bagaikan terpaku, padahal sebenarnya ia ingin lari pulang. Lewat sesaat, tubuh itu terdiam kembali. Dengan beranikan hati, Pauw-sie menggunakan sesapu untuk membentur tubuh orang itu. Maka, sekali lagi ia mendengar suara rintihan perlahan.