Naga Jawa Negeri Di Atap Langit
Penulis: Seno Gumira Ajidarma
Status: Ongoing
Kategori: Lain-lain
Seri: Naga Bumi #3
Sinopsis
Di rimba kangouw yang bengis, di mana setiap ayunan pedang merenggut takdir dan setiap rahasia dibayar dengan darah, seorang pendekar lahir tanpa nama, tanpa jejak, namun dengan warisan yang membakar jiwanya. Ia adalah pewaris sah Ilmu Pedang Naga Kembar dari Sepasang Naga Celah Kledung, namun takdir menggantungkan julukan 'Naga Jawa' pada pundaknya yang ringkih. Bertahun-tahun ia melarikan diri dari keinginan menjadi pendekar, hingga geger di Celah Kledung merenggut orang tuanya, dan Naga Hitam, sang penguasa kegelapan dari Perguruan Naga Hitam, melemparkan tantangan maut yang tak terhindarkan: "Latih dirimu sepuluh tahun sebelum menantangku!" Satu-satunya harapannya: Jurus Tanpa Bentuk, ilmu silat yang melampaui batas waktu dan ruang, kini menjadi pelindungnya di tengah badai dendam yang tak berujung.
Perjalanan sang Pendekar Tanpa Nama melintasi lautan dan gunung es, dari bumi Jawa yang bergejolak hingga Negeri Atap Langit yang diselimuti intrik, adalah tapak-tapak darah dan air mata. Ia diintai pembunuh bayaran dari sekte-sekte hitam seperti Cakrawarti dan Kalapasa, bertarung dalam sunyi melawan murid-murid kejam Naga Hitam, dan dihadapkan pada dilema moral di tengah keganasan perompak laut berjuluk Naga Laut. Bukan hanya adu jurus, namun juga pertempuran kecerdasan menghadapi Harimau Perang yang licik, serta pengorbanan nyawa di antara pergolakan perebutan kekuasaan Kerajaan Tang yang berlumur pengkhianatan. Bersama Yan Zi, sang Walet dari Negeri Atap Langit, ia terseret ke dalam pusaran pencurian Pedang Mata Cahaya, yang ternyata menyimpan rahasia lebih kelam tentang takdir seorang maharaja.
Namun, di puncak segala intrik dan pertarungan maut, terkuaklah sebuah persekongkolan yang mengguncang Negeri Atap Langit hingga ke akarnya. Maharaja diculik, dan setiap langkah menuju kebenaran adalah permainan pikiran yang mematikan, di mana musuh bukan lagi sekadar lawan pedang, melainkan bayangan tak kasat mata yang memainkan bidak-bidak hidup di papan catur takdir. Siapa Yang Mulia Paduka Bayang-Bayang yang sebenarnya? Apa rahasia di balik kematian Putri Anggrek Merah? Dan mampukah Naga Jawa, pendekar tanpa nama, menemukan jati dirinya di tengah badai yang mengancam menenggelamkan seluruh dunia persilatan, ataukah ia hanya akan menjadi korban terakhir dari sebuah dendam abadi yang telah dituliskan jutaan tahun silam?