Pedang Pengacau Asmara
Penulis: O.K.T
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Mandarin
Seri: - #1
Sinopsis
Dunia persilatan bergolak, geger oleh bisikan tentang sebuah pusaka legendaris yang mampu memporak-porandakan hati dan takdir: **Pedang Pengacau Asmara**. Di tengah badai intrik dan angkara murka, dua srikandi hadir bagai kilat menyambar. Dialah Siau-hong, si Nona Pedang Salju, dengan tatapan sedingin embun pagi namun jurusnya secepat badai, dan srikandi pendampingnya yang tak kalah gesit, siap menghadapi seribu lawan. Keduanya bukan sekadar pengembara biasa, melainkan pemburu takdir yang meniti jalan berliku demi merebut kembali kehormatan dan menyingkap rahasia pedang terkutuk itu.
Jejak Pedang Pengacau Asmara yang terpecah dua membawa mereka menembus labirin intrik dan bahaya. Satu bilah konon tersembunyi di tangan seorang petapa bijak, namun bilah lainnya, Pedang Betina, telah jatuh ke genggaman Hui-bian Tian-liong, seorang pendekar sesat nan angkuh, yang tak segan melanggar tata krama kangouw. Perjalanan mereka memuncak di sarang angkara murka Bukit Hokhou-san, di mana segerombolan begal beringas, dipimpin Touw-beng si mata keranjang, siap menggelar pesta pernikahan paksa. Demi menyelamatkan gadis tak berdosa dan merebut kembali kehormatan yang terinjak, Siau-hong sang Bunga Salju terpaksa menyarungkan diri dalam penyamaran yang paling berbahaya: menjadi pengantin palsu bagi sang kepala begal.
Namun, di tengah pesta pernikahan berdarah itu, takdir berputar tak terduga. Sosok paderi pengemis misterius, sang pemilik Pedang Jantan yang selama ini hilang, muncul bagai bayangan dari masa lalu, memicu badai yang lebih dahsyat. Ketika dua bilah Pedang Pengacau Asmara bertemu kembali di tengah kepungan musuh yang haus darah, akankah kekuatannya membawa kemenangan atau justru menyulut kobaran api yang melahap segala? Dendam lama bangkit, asmara teruji di ambang kehancuran, dan kehormatan dipertaruhkan di medan laga. Siapakah yang akan berdiri tegak di akhir pertarungan epik ini, dan berapa harga yang harus dibayar demi sebuah pusaka yang dijuluki 'Pedang Pengacau Asmara'?