Rahasia Benteng Kuno
Penulis: Sin Liong
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Mandarin
Seri: - #1
Sinopsis
Di tengah badai yang memekakkan telinga, saat guntur menderu membelah angkasa kelam dan hujan lebat menumpah ruah, sebuah benteng kuno menjadi saksi bisu intrik dunia persilatan. Empat gembong hitam, masing-masing menyimpan rahasia dan kedengkian, terjerat dalam undangan misterius yang berujung maut. Di antara pusaran kegelapan itu, munculah Wi Kun-hiap, sang putra Bu-lim Bengtju dari tujuh provinsi Tionggoan. Sang pemuda gagah yang baru pertama menginjakkan kaki di kerasnya kangouw, sama sekali tak menyadari bahwa takdirnya telah lama terpahat dalam rahasia benteng itu, sebuah takdir yang akan mengguncang Bu-lim.
Namun, undangan berdarah itu hanyalah awal sandiwara maut yang dirancang oleh Lo Pit-hi, si monyet sakti dari Thian-san, untuk mengungkap tabir kebenaran. Dalam labirin tipu daya yang mengerikan, Kun-hiap harus menghadapi gembong-gembong iblis yang siap mencabut nyawa, sementara seorang wanita jelita penuh misteri, Tian Hui-yan, dengan lihai menyeretnya ke kediaman Hoan Su-tjay, pelukis tersohor sekaligus suhu ilmu silat. Di sanalah, sebuah lukisan kuno serupa wajahnya, dan sebuah ‘Kim-kong-goan’ serta ‘Kitab Pusaka’ peninggalan sang ayah kandung, ‘Kim-goan-koay-khek’ Tan Sing-kay, membuka lembaran takdir pahit yang selama ini terkubur dalam-dalam. Dendam lama antara sang ayah biologis dengan ayah angkatnya, Wi Ki-hu, kini membayangi setiap langkahnya, mengancam menjerumuskannya ke jurang kehancuran.
Kini, Wi Kun-hiap bukan hanya seorang pewaris nama besar, melainkan kunci dari sebuah geger dunia persilatan yang telah lama tertidur. Dengan intrik yang semakin dalam dan musuh tak kasat mata yang mengepung, akankah sang pemuda mampu mengurai benang takdirnya yang kusut? Atau justru ia akan terjerat dalam pusaran dendam masa lalu, terenggut nyawanya sebelum sempat menemukan jati diri yang sebenarnya? Saksikanlah bagaimana seorang pemuda menghadapi warisan berdarah, mengukir kisah kepahlawanan, atau terhempas dalam bayang-bayang ‘Rahasia Benteng Kuno’ yang kelam!