Wanita Iblis
Penulis: S. D. Liong
Status: Ongoing
Kategori: Cersil Mandarin
Seri: - #1
Sinopsis
Di tengah gulita malam berselimut salju, Pui Siu-lam, pendekar muda berpedang tajam, kembali ke padepokan gurunya dengan rindu di dada. Namun, yang menyambutnya bukanlah kehangatan keluarga, melainkan atmosfer mencekam yang membekukan jiwa. Dua peti mati berjajar, belasan tubuh tanpa kepala berserakan—sebuah pembantaian keji yang mengguncang jagat persilatan. Sumoay-nya, Ciu Hui-ing, lenyap ditelan misteri, meninggalkan jejak tanya berdarah di hati sang pemuda. Siapakah dalang di balik huru-hara bengis ini? Nama "Wanita Iblis" mulai terbisik, menggetarkan sanubari, sebuah nama yang akan menyeretnya ke dalam pusaran dendam dan intrik.
Bersama supehnya, Tio It-ping, pendekar berilmu tinggi, Siu-lam mengayunkan pedang sumpah balas dendam. Namun, jalan yang terhampar di hadapannya adalah lautan api penuh muslihat dan kejamnya takdir. Ia harus melacak jejak sumoay yang hilang dan mengungkap identitas sang pembantai keji. Pertarungan demi pertarungan mengaraknya ke jantung Gunung Beng-gak, sarang perkumpulan misterius yang didominasi para pendekar wanita berhati batu. Dari si nona berbaju merah yang berdarah dingin, si biru yang menari di antara mayat, hingga wanita berkerudung hitam yang pesonanya mematikan—setiap jurus mereka adalah racun, setiap tawa mereka adalah belati yang siap mengoyak nyawa. Barisan-barisan persilatan ternama hancur lebur di tangan keganasan mereka, korban berjatuhan bak daun kering di musim gugur. Namun, di antara kegelapan itu, muncul secercah keanehan: seorang nona berbaju putih, Bwe Hong-swat, yang gerak-geriknya penuh misteri, tak melukai satu pun lawan. Benarkah ia iblis, ataukah ada takdir lain yang tersembunyi di balik matanya yang dingin?
Di ambang jurang maut, Siu-lam tak hanya bertarung dengan pedang, namun juga dengan nurani. Racun mematikan menggerogoti sekutunya, pengkhianatan mengintai dari setiap bayangan, sementara setiap langkahnya adalah pertaruhan nyawa. Mampukah ia menyingkap tabir kegelapan yang menyelimuti nama "Wanita Iblis" dan menemukan Ciu Hui-ing sebelum sang sumoay ikut terhisap dalam pusaran intrik yang mengerikan? Atau justru, ia akan menemukan bahwa keibuan adalah topeng paling sempurna bagi kehancuran, dan cinta adalah pedang bermata dua yang siap menusuk jantungnya sendiri? Bersiaplah untuk geger kangouw yang tak terduga, di mana takdir seorang pemuda akan ditentukan oleh sentuhan tangan iblis... atau dewi.