Halo!

Pendekar Seribu Diri - Chapter 100

Memuat...
Pendekar Seribu Diri

Chapter 100

Terkadang, ada pemburu atau pencari kayu yang melihat sekeluarga kecil manusia bermunculan di sekitar tempat terpencil yang jauh dari keramaian itu. Mereka bahkan sering membantu keluarga tersebut, namun tidak ada yang menyangka bahwa mereka adalah keluarga pendekar yang menggetarkan jagat.

Setahu warga, mereka hanyalah penduduk biasa dan orang awam karena keluarga itu memiliki ladang serta berbagai macam alat pertanian dan perburuan.

Siapakah mereka? Keluarga yang sering menampakkan diri itu tidak lain adalah Ki Asmaradanu, Aram, ketiga istrinya, serta beberapa putra dan putrinya. Semenjak mengasingkan diri di tempat tersebut pada tahun 768, mereka dapat melewati sisa hidup dengan gembira dan penuh kedamaian.

Di sebuah tempat lain, terdapat sebuah perkampungan yang damai dan tenang. Di tempat itu, tinggal berbagai keluarga, antara lain keluarga Luyu Manggala, Murka Semesta, Amuk Samudera, Kasturika, Cempaka, dan Huru-Hara.

Sementara itu, Angkara, Ryusuke, Yumi, dan Jelita Indria kembali ke tanah Jepang dan hidup tenang di sana. Thian Liong dan Kakek Arak Seribu Kati kembali ke negaranya. Si Pengabar Langit kembali memimpin anggota yang tersisa. Para petinggi organisasi memencarkan diri dan hidup sesuai keinginan masing-masing, sementara beberapa anggota lainnya pergi mengembara.

Adakah kebahagiaan itu terus berlanjut? Entahlah. Semoga saja.

Dukungan & Donasi

Bantu kami terus update dengan memberi dukungan melalui:

BCA 7891767327
Trakteer
Post a Comment